Sabtu, 07 April 2012

Indonesia Dan Kekayaan Alamnya

Pantai Far Cry di Maluku Tengah
 Indonesia adalah salah satu negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki 13.487 pulau dan sekitar 6.000 di antaranya tidak berpenghuni. Wilayah Indonesia terbentang sepanjang 3.977 mil di antara Samudra Hindi dan Samudra Pasifik. Luas daratan Indonesia adalah 1.922.570 km² dan luas perairannya 3.257.483 km². Selain memiliki ribuan pulau dan laut yang sangat luas Indonesia juga mempunyai ribuan bahasa dan budaya yang beraneka ragam dari budaya Aceh, Sumatera, Batak, Jawa, Sunda, Maluku, Timor, Sulawesi, Papua dan masih banyak lagi kebudayaan Indonesia yang belum tertulis mungkin akan saya bahas dalam artikel selanjutnya kerana memang blog ini saya buat khusus untuk memberikan wawasan tentang ragam budaya, flora, fauna, dan keindahaan alam Indonesia.



Pegunungan Jaya Wijaya
Wilayah Indonesia memiliki keanekaragaman
makhluk hidup yang tinggi sehingga oleh beberapa pihak wilayah ekologi Indonesia disebut dengan istilah "Mega biodiversity" atau "keanekaragaman mahluk hidup yang tinggi" umumnya dikenal sebagai Indomalaya atau Malesia bedasarkan penelitian bahwa 10 persen tumbuhan, 12 persen mamalia, 16 persen reptil, 17 persen burung, 25 persen ikan yang ada di dunia hidup di Indonesia, padahal luas Indonesia hanya 1,3 % dari luas Bumi. Kekayaan makhluk hidup Indonesia menduduki peringkat ketiga setelah Brasil dan Republik Demokratik Kongo. Meskipun demikian, Guinness World Records pada 2008 pernah mencatat rekor Indonesia sebagai negara yang paling kencang laju kerusakan hutannya di dunia. Setiap tahun Indonesia kehilangan hutan seluas 1,8 juta hektar. Kerusakan yang terjadi di daerah hulu (hutan) juga turut merusak kawasan di daerah hilir (pesisir). Menurut catatan Down The Earth, proyek Asian Development Bank (ADB) di sektor kelautan Indonesia telah memicu terjadinya alih fungsi secara besar-besaran hutan bakau menjadi kawasan pertambakan. Padahal hutan bakau, selain berfungsi melindungi pantai dari abrasi, merupakan habitat yang baik bagi berbagai jenis ikan. Kehancuran hutan bakau tersebut mengakibatkan nelayan harus mencari ikan dengan jarak semakin jauh dan menambah biaya operasional mereka dalam mencari ikan. Selain itu, hancurnya hutan bakau juga mengakibatkan semakin rentannya kawasan pesisir Indonesia terhadap terjangan air pasang laut dan banjir, terlebih di musim hujan.


Taman Nasional Pulau Komodo

Selain budaya, flora, dan fauna Indonesia juga memiliki beberapa tempat yang sangat menajubkan keindahan alamnya. Di mulai dari timur ada pegunungan Jaya Wijaya yang memiliki salju di bagian puncaknya dan sangat aneh karena Indonesia terletak pada daerah tropis yang tidak di mungkinkan ada salju yang turun di wilayah tropis termasuk di Indonesia. Selanjutnya di Indonesia juga terdapat pulau yang di namai sesuai dengan nama hewan kas pulau tersebut yaitu pulau komodo. Pulau Komodo ini adalah pulau yang menarik perhatian dunia karena adanya reptil sebangsa kadal dan bisa di sebut juga kadal raksasa atau lebih sering disebut Komodo. Komodo sendiri termasuk hewan purba yang masih hidup dan harus di lestarikan karena keberadaan hewan ini juga hampir punah. Selain itu Indonesia juga masih memiliki pantai Lovina merupakan kawasan wisata dengan pusat kawasannya terletak di Desa Kalibukbuk 10 km sebelah barat Kota Singaraja. Daya tarik utamanya adalah pantai dengan air laut yang tenang, pasir berwarna kehitam-hitaman, karang laut dengan ikan-ikan tropisnya. Indonesia juga memiliki banyak lagi kekayaan alam yang belum terjamah tangan manusia. Tapi keindahan kekayaan di Indonesia banyak sekali yang kurang mendapatkan perhatian publik tak jarang banyak keindahan alam di Indonesia yang bukannya dirawat dan di perindah tetapi malah dirusak hal ini sangat di sayangkan sekali. Maka dari itu mari kita bersama melestarikan alam Indonesia. Chayyooo.....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar